

Sistem manajemen konten (Inggris: content management System, disingkat CMS), adalah perangkat lunak yang memungkinkan seseorang untuk menambahkan dan/atau memanipulasi (mengubah) isi dari suatu situs Web. Umumnya, sebuah CMS (Content Management System) terdiri dari dua elemen:
* aplikasi manajemen isi (Content Management Application, [CMA])
* aplikasi pengiriman isi (content delivery application [CDA]).
Elemen CMA memperbolehkan si manajer isi -yang mungkin tidak memiliki pengetahuan mengenai HTML (HyperText Markup Language)-, untuk memenej pembuatan, modifikasi, dan penghapusan isi dari suatu situs Web tanpa perlu memiliki keahlian sebagai seorang Webmaster. Elemen CDA menggunakan dan menghimpun informasi-informasi yang sebelumnya telah ditambah, dikurangi atau diubah oleh si empunya situs web untuk meng-update atau memperbaharui situs Web tersebut. Kemampuan atau fitur dari sebuah sistem CMS berbeda-beda, walaupun begitu, kebanyakan dari software ini memiliki fitur publikasi berbasis Web, manajemen format, kontrol revisi, pembuatan index, pencarian, dan pengarsipan.
Salah satu contoh perangkat lunak dari CMS adalah Joomla. Di dalam Joomla terdapat Frontend dan Backend. Namun sebelum membahas tentang itu secara lebih lanjut, pernahkah anda mengunjungi rumah makan? Ketika pertama kali kita menginjakkan kaki k rumah makan tersebut, yang kita lihat adalah tampilan yang menarik dari rumah makan tersebut. Kita dapat melihat kursi dan meja yang tertata rapi, beserta dengan pernak perniknya. Nah, seperti itulah Frontend, frontend merupakan tampilan yang dapat dilihat oleh pengunjung. Frontend bisa dikunjungi oleh siapa saja tanpa perlu registrasi terlebih dahulu, kecuali admin meminta hal tersebut.
Lain halnya dengan backend. Backend diumpamakan seperti dapur pada rumah makan tersebut, yang dapat kesana tentu saja hanyalah koki, pelayan, staff, serta pemilik restoran, atau dengan kata lain, pihak yang berwenang. Backend merupakan halaman yang hanya dapat dikunjungi oleh admin atau siapa saja yang diberikan hak. Untuk memasuki halaman backend, tentu saja akan diminta user name dan passwordnya. Pada halaman backend inilah, admin melakukan penyetingan pengguna, template, komponen, artikel dan lain-lain.
Sumber: wikipedia dan http://jo-omla.blogspot.com/2010/01/backend-dan-frontend-joomla.html
0 komentar:
Poskan Komentar