Seringkali hanyalah keberhasilan yang dilihat oleh orang lain. Pernahkah kita memikirkan perasaan orang lain? Jawaban yang pasti tak akan diakui oleh banyak orang bahwa mereka mengatakannya, TIDAK.
The big question is " Why this happened ? "
Mungkin memang benar aku yang salah, tapi apakah kesalahan itu tak pernah dibuat oleh semua orang? Mulut ini hanya bisa bungkam, apalah guna mengeluarkan kata yang tak akan pernah didengarkan?
Jika seseorang akan menjelaskan tanpa akan pernah mau untuk didengarkan, lalu apakah yang tak mendengarkan telah yakin bahwa apa yang mereka tak mau dengarkan merupakan hal yang telah diketahui dengan pasti?
Apakah ada yang berani menjamin bahwa semuanya telah salah? Dan titik.
Aku pun tak pantas untuk menghakimi siapa pun, aku tak sesempurna itu, tapi aku hanyalah mengatakan sudut pandang yang berbeda.
Jika aku telah melakukan kesalahan itu
kesalahan yang tak termaafkan
kesalahan yang membuat telinga-telinga itu tertutup
kesalahan yang membuat mata-mata itu menajam
kesalahan yang membuat bibir-bibir mencibir
kesalahan yang sangat salah "titik"
maafkan lah aku
tak adalah kata sempurna itu
aku juga manusia biasa
yang punya perasaan
yang punya rasa duka
yang punya rasa perih
ketika dicampakkan
ketika ditertawakan
ketika diacuhkan
aku juga manusia biasa
yang menangis di malam sendu ini
The big question is " Why this happened ? "
Mungkin memang benar aku yang salah, tapi apakah kesalahan itu tak pernah dibuat oleh semua orang? Mulut ini hanya bisa bungkam, apalah guna mengeluarkan kata yang tak akan pernah didengarkan?
Jika seseorang akan menjelaskan tanpa akan pernah mau untuk didengarkan, lalu apakah yang tak mendengarkan telah yakin bahwa apa yang mereka tak mau dengarkan merupakan hal yang telah diketahui dengan pasti?
Apakah ada yang berani menjamin bahwa semuanya telah salah? Dan titik.
Aku pun tak pantas untuk menghakimi siapa pun, aku tak sesempurna itu, tapi aku hanyalah mengatakan sudut pandang yang berbeda.
Jika aku telah melakukan kesalahan itu
kesalahan yang tak termaafkan
kesalahan yang membuat telinga-telinga itu tertutup
kesalahan yang membuat mata-mata itu menajam
kesalahan yang membuat bibir-bibir mencibir
kesalahan yang sangat salah "titik"
maafkan lah aku
tak adalah kata sempurna itu
aku juga manusia biasa
yang punya perasaan
yang punya rasa duka
yang punya rasa perih
ketika dicampakkan
ketika ditertawakan
ketika diacuhkan
aku juga manusia biasa
yang menangis di malam sendu ini
